Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 03 Desember 2013

Tanam Pohon Bersama Siswa dan Kader Konservasi SMAN Alalak

Penyerahan Bibit oleh
Amalia Rezeki, Ketua Biodiversitas Indonesia
kepada Kepsek SMAN Alalak
Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di peringati setiap tanggal 28 November, merupakan momentum yang di gaungkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu wujud upaya mensukseskan gerakan tanam 1 Milyar Pohon.
Sebagai wujud kepedulian yang sama terhadap lingkungan serta untuk mendukung program yang telah dicanangkan pemerintah, Biodiversitas Indonesia dalam momentum peringatan HMPI bekerja sama dengan salah satu Sekolah Menengah Atas di Handil Bakti, Kecamatan Alalak-Batola menggelar kegiatan tanam pohon. 

Puluhan bibit pohon serta tanaman buah yang diserahkan oleh ketua Biodiversitas Indonesia, Amalia Rezeki di terima langsung oleh kepala sekolah SMAN Alalak yang kemudian ditanam bersama dengan Kader Konservasi dan Siswa sekolah. 
Foto Bersama sebelu kegiatan tanam pohon

Dalam sambutannya ketika serah terima bantuan bibit, Kepala Sekolah SMAN Alalak Drs. Chairun Subhi mengungkapkan sangat bersyukur SMAN Alalak dipilih menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan tanam pohon. Menurut beliau, pohon merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia karenanya wajib bagi manusia untuk menjaga, dan memelihara pohon yang ada.

Tanam pohon di Halaman Sekolah

Dikesempatan yang sama Amalia juga mengaku sangat senang dan berterimakasih kepada SMAN Alalak karena telah bersedia meluangkan waktu untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut meski secara sederhana. Ia berharap kedepan antara Biodiversitas Indonesia bisa bekerjasama lebih banyak hal khususnya dalam bidang konservasi.




Jumat, 22 November 2013

Sosialisasi dan Penggalangan Dana Konservasi Bekantan

Sosialisasi "Save Our Mascot" Sahabat Bekantan
Tak ingin menunda-nunda, Sahabat Bekantan yang baru saja dikukuhkan di koordinatori oleh Agustina Ambar Pertiwi langsung take action. Demi mewujudkan misinya menyelamatkan Si Hidung Panjang dari ancaman kepunahan mereka melakoni beragam kegiatan diantaranya kapanye stop perusakan hutan dan Save Our Mascot. 

Selain gencar menyuarakan "Stop Perusakan Habitat Bekantan" melalui media jejaring sosial, Ambar cs juga rela turun ke jalan untuk melakukan penggalangan dana sekaligus sosialisasi "Save Our Mascot". Misalnya seperti yang dilakukan mereka Minggu (17/11) lalu. Rasa lelah harus berkeliling di seputaran Siring depan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin rupanya tak menyurutkan semangat mereka memperjuangkan nasib Maskot Kalsel yang semakin memprihatinkan.
Penggalangan Dana Konservasi Bekantan
Berbekal atribut dan media sederhana yaitu maskot Bekantan, ex banner dan kotak donasi mereka menyambangi setiap warga yang sedang parkir di kawasan siring. Sembari memegang kotak donasi, Zainudin salah satu anggota komunitas Sahabat Bekantan didampingi rekan-rekannya menjelaskan program dan tujuan penggalangan dana kepada setiap warga yang mereka temui. Hasilnya cukup positif, terlihat dari banyaknya warga yang tanpa ragu mengisi kotak donasi. Rasa lelah harus berkeliling di seputaran Siring depan Mesjid Raya Sabilal Muhtadin rupanya tak menyurutkan semangat mereka memperjuangkan nasib Maskot Kalsel yang semakin memprihatinkan.
Penggalangan Dana Konservasi untuk Upaya Penyelamatan Bekantan
Jika kaki sudah terasa penat berjalan, mereka pun menyiasatinya dengan sosialisasi di perempatan Traffic Light, agar sosialisasi dan penggalangan dana bisa berjalan bersamaan pembagian peranpun dilakoni. Beberapa orang telah siap dengan kotak donasi masing-masing untuk menghampiri setiap pengendara yang sedang berhenti saat lampu merah menyala, sementara yang lain melakukan sosialisasi.
Penggalangan Dana Konservasi Bekantan
Sebuah pengalaman lucu sekaligus miris menjadi pengalaman pertama perjuangan Komunitas Sahabat Bekantan. Cerita  berawal ketika Ambar dkk akan melakukan sosialisasi dan penggalangan dana di Taman Maskot justru mendapat penolakan oleh petugas keamanan dengan alasan dapat mengganggu pengunjung taman. Sungguh ironis, sebuah komunitas yang mendedikasikan diri berjuang demi sang Maskot  tidak diperkenankan melakukan sosialisasi di Taman Maskot. 


Minggu, 17 November 2013

Sahabat Bekantan

The Launching Program Proboscis or Bekantan Friend
Inauguration of Sahabat Bekantan

In order to assist the government towards protection of Proboscis in South Kalimantan - Center for the Study and Conservation of Biodiversity Indonesia ( Indonesian Biodiversity ) South Kalimantan make the program Sahabat Bekantan or "Friends of the proboscis monkey " with a mission "Save Our Mascot ". The program aims to disseminate to the protection and preservation of Proboscis , Prevention and Stop Poaching and Illegal Trade Proboscis and conservation activities are focused on the island of Bakut - Barito Kuala , South Kalimantan as a center for the study and conservation . For the first time the board was formed on Friday , 15 November 2013 , as follows: 1 . Agustina Ambar Pertiwi , Chief Coordinator , 2 . Muhammad Ilham Farihi , Secretary , 3 . Riezky Hardiyanti , as Treasurer. The Board may establish sections as needed . This stewardship appointed for 2 years and can be reelected.


Inauguration of Sahabat Bekantan